Senin, 12 September 2011

Kesalahan Umat Islam Dalam Memahami Sosok Nabi Isa

Tulisan ini mungkin mengagetkan mayoritas umat Islam namun membuka hati bagi kita yang mau menerima kebenaran.Beberapa kasalahan umat Islam mayoritas dalam memahami sosok nabi Isa diantaranya didalam Alquran :
1. Penyaliban
2.Konsep kenaikan ke langit
3.Wafatnya nabi Isa

Pertama : Yaitu tentang Konsep Penyaliban Isa (Jesus Christ).
Alquran mengatakan bahwa Nabi Isa tidak pernah disalibkan dan juga tidak mati dibunuh.Marilah kita cermati apa yang AlQuran katakan tentang peristiwa tersebut.

An Nisaa (4)
-Ayat 157-
﴿ وَقَوْلِهِمْ إِنَّا قَتَلْنَا الْمَسِيحَ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ رَسُولَ اللّهِ وَمَا قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَـكِن شُبِّهَ لَهُمْ وَإِنَّ الَّذِينَ اخْتَلَفُواْ فِيهِ لَفِي شَكٍّ مِّنْهُ مَا لَهُم بِهِ مِنْ عِلْمٍ إِلاَّ اتِّبَاعَ الظَّنِّ وَمَا قَتَلُوهُ يَقِينًا ﴾
dan karena ucapan mereka : "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, 'Isa putra Maryam, Rasul Allah [378]", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan 'Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) 'Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah 'Isa.
Dr. M. Taqiud-Din & Dr. M. Khan:
And because of their saying (in boast), "We killed Messiah Iesa (Jesus), son of Maryam (Mary), the Messenger of Allah," - but they killed him not, nor crucified him, but the resemblance of Iesa (Jesus) was put over another man (and they killed that man), and those who differ therein are full of doubts. They have no (certain) knowledge, they follow nothing but conjecture. For surely; they killed him not (i.e. Iesa (Jesus), son of Maryam (Mary) ):
Yusuf Ali:
That they said (in boast), "We killed Christ Jesus the son of Mary, the Messenger of Allah.;- but they killed him not, nor crucified him, but so it was made to appear to them, and those who differ therein are full of doubts, with no (certain) knowledge, but only conjecture to follow, for of a surety they killed him not.

Lihatlah bahwa ada tiga terjemahan dan tentu saja ada penafsiran yang berbeda dalam memahami ayat Alquran diatas. Terjemahan alquran pertama adalah berasal dari Departemen Agama RI,dan yang kedua dan ketiga adalah berasal dari Dr M Khan dan Yusuf Ali.Terjemahan Depag RI dan Dr M Khan menafsirkan ayat tersebut seperti yang pembaca lihat adalah bahwa mereka menafsirkan bahwa sosok Isa adalah digantikan dengan orang lain dengan memahami kata bahwa nabi Isa tidak pernah disalibkan.Sedangkan penafsiran dari Yusuf ali adalah bahwa Yusuf Ali menafsirkan bahwa nabi Isa (Jesus) tidaklah mati ditiang salib artinya bahwa     mereka (orang2 yahudi) tidak berhasil membunuh nabi Isa melalui palang salib.Berarti ada dua penafsiran yang berbeda dalam memahami satu ayat saja dari  Alquran.Bagi orang yang tidak memahami ilmu tafsir dan mayoritas umat Islam pada umumnya tentu akan merasa bingung dan mengatakan bahwa ada kesalahan dalam Quran.Namun sebelumnya marilah kita lihat dan harus kita ketahui dulu apa arti dari kata "PENYALIBAN".
Penyaliban menurut kamus bahasa (Kamus bahasa Arab maupun Oxford Dictionary) adalah membunuh seseorang dengan cara dipantekkan atau digantungkan melalui palang salib.
Kemudian akan ada pertanyaan,lalu bagaimana jika seseorang itu digantungkan dipalang salib lalu kaki dan tangannya dipaku secara bersilangan atau apapun itu namun  ketika dia yang disalibkan tersebut diturunkan dari tiang salib ternyata masih hidup?Apakah dia disalib?Tentu pembaca akan mudah memahami bahkan anak kelas 1 sekolah Menengah pertamapun akan mudah memberikan jawaban bahwa jawabannya adalah TIDAK. Dan ini sesuai dengan apa yang Quran katakan bahwa Isa tidaklah mati ditiang salib.Bahkan jika kita mau melihat ayat2 Alkitabpun ternyata Jesus tidak mati ditiang salib.Lihatlah ketika Jesus tidak dipatahkan kakinya,Pilatus mengizinkan Yusuf Arimatea dan Nikodemus untuk menurunkan dan mengambil mayat Jesus (menurut Alkitab),Kuburan Jesus yang berbentuk Gua dan bisa 5 orang masuk kedalamnya,Pilatus menyimpulkan bahwa Jesus tidak bersalah sehingga dia (Isa) tidak harus mati,juga Maria Maghdalena mengenali Jesus dan tidak terkejut ketika Jesus menyapanya yang sebelumnya disangka bahwa Jesus adalah penunggu taman.Juga fakta bahwa Jesus tidaklah dibangkitkan kembali dengan memakan makanan didepan muridnya dan banyak lagi bukti2 lain yang menunjukkan bahwa Isa tidaklah mati ditiang salib atau tidak disalibkan.
Jesus masih melakukan banyak hal setelah proses penyaliban tersebut,termasuk menemui murid2 tercintanya di Kapernaum,diruangan pada malam dimana mereka menjamu makan malam terakhir.Jesus tidak pernah lagi pergi ke kuil setelah itu untuk menghindari orang2 yahudi.
Ini jelas membuka mata dan pikiran kita bahwa Isa tidaklah mati ditiang salib dan memberikan indikasi pada kita bahwa penafsiran mayoritas umat Islam terhadap Alquran adalah SALAH karena tidak sesuai dengan bukti2 sejarah dan catatan2 lain termasuk NASKAH LAUT MATI....Apakah Alquran salah?Tentu saja tidak melainkan penafsirannya lah yang salah....Hal ini juga menjangkiti ulama2 tanggung dalam Islam yang menafsirkan Alquran seena'e dewe terhadap Quran....Hal ini dapat dimaklumi karena tidak adanya keinginan untuk belajar dan adanya penyakit akan sifat yang taklit buta yang menjangkiti umat Islam sama halnya penyakit umat Yahudi dan Kristen....
Namun Alquran adlah kebenaran dan sesuai dengan janji Allah akan memelihara kemurniannya sampai akhir zaman sehingga bebas dari kesalahan2 walaupun tidak luput dari penafsiran2 yang menyimpang. Namun umat Islam lebih arif dalam mengakui bahwa setiap terjemahan tidaklah sempurna dan tidaklah diakui sebagai firman Allah...Namun apa yang terjadi pada umat Islam mayoritas dalam memahami alquran?Tentu pembaca yang arif dan bijak dapat menilai dengan sendirinya.....

Wassalam Alaikum
082169008899

Isa dalam Quran

Kelahiran Isa Almasih
Nabi Isa adalah salah seorang rasul yang diutus kusus untuk bani Israil.Tidak sedikit rintangan yang beliau hadapi dalam menyampaikan misi suci.Nabi Isa dilahirkan ditengah padang pasir yang panas terik.Maryam mencari tempat yang sejuk dibawah poohon Kurma yang udaranya sangat sejuk untuk beristirahat dan melepaskan lelah.Disanalah Maryam berteduh dan bersandar pada batangnya.Setelah tiba waktu malam (senja) Maryam meninggalkan tempat itu dengan menggendong bayinya (Isa) menuju ke kampung,rumah keluarga dan sanak saudaranya.
Pada ayat 26 didapati keteranga dalam surat Maryam bahwa Maryam bernazar untuk tidak bercakap2 dengan seorangpun.Dari nazar yang diucapkannya itu kita mengatahui bahwa Maryam tinggal ditengah2 kebon kurma hanya selama sehari saja.Selelah tiba malam hari kembali ke kampung.Untuk memenuhi janji itu maka dia tidak mau menyahuti ketika ada orang2 yang menanyakan kepadanya tentang apa yang telah dialaminya.Namun Maryam hanya mengisyaratkan saja sebagaimana dijelaskan oleh ayat selanjutnya:"Maryam menggendong bayinya kepada kaumnya dan kaumnya mengatakan,"Hai Maryam,sesungguhnya engkau ini telah melakukan sesuatu yang keji.Hai saudara HArun,ayahmu bukanlah seorang yang jahat dan ibumu juga bukanlah seorang pezina."Tetapi Maryam hanya menunjuk kepada bayinya dengan isyarat,maka kaumnya bertanya kembali,"Bagaimana mungkin kami bisa bertanya kepada seorang anak yang masih dalam buaian?(Maryam 19:27-29).
Pada ayat 28 didapati sebutan "HAI SAUDARA HARUN".Harun pada ayat ini adalah saudara kandung nabi Musa.Ayah Harun adalah Imran;sebagaimana ayah Maryam juga bernama Imran.Menurut kebiasaan pada zaman itu,orang yang berkelakuan baik dijuluki dengan SAUDARA HARUN karena Harun adalah orang yang terpandang pada masa itu,sebagaimana orang yang berkelakuan jahat dijuluki dengan SAUDARA SETAN (QS 17;27).Oleh karena itu Maryam juga dipanggil dengan sebutan SAUDARA HARUN,disamping itu juga Maryam merupakan orang terpandang dan terhormat.Itulah yang dimaksudkan oleh ayat diatas.Jadi bukan berarti bahwa Alquran yang slaah sebagaimana dihembuskan oleh orang2 yang tidak memahami terutama dari golongan Kristen bahwa Alquran adalah mengandung beberapa kesalahan yang sangat fatal diantaranya mengatakan bahwa Maryam adalah saudara kandung nabi Harun.Tetapi sebenarnya antara Maryam dan nabi Harun adalah memiliki rentang waktu sekitar 1400 tahun.Demikianlah kita bisa melihat dalam ayat alkitab berikut :
MT 3:9 Dan janganlah mengira, bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini!
LK 3:8 Jadi hasilkanlah buah-buah yang sesuai dengan pertobatan. Dan janganlah berpikir dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini!
JN 4:12 Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kami Yakub, yang memberikan sumur ini kepada kami dan yang telah minum sendiri dari dalamnya, ia serta anak-anaknya dan ternaknya?"

Denikian...Wassalam (082169008899)